6 Komponen motor yang wajib di cek saat musim penghujan
Assalamualaikum Wr. Wb.
6 Komponen Motor yang Wajib Diperiksa Saat Musim Penghujan
Sumber Foto: pixabay.com
Di musim hujan seperti ini, sering kali kita tetap nekat menerobos hujan deras saat berkendara, entah karena urusan mendesak atau ingin cepat sampai tujuan. Namun, perlu diingat bahwa kondisi motor membutuhkan perhatian ekstra saat cuaca sedang basah. Bukan hanya bagian bodi yang harus dijaga agar tidak berkarat, tetapi ada beberapa komponen penting yang wajib dicek secara rutin agar kendaraan tetap prima dan aman dipakai.
Berikut adalah 6 komponen motor yang perlu mendapat perhatian khusus saat musim penghujan:
1. Busi dan Tutup Busi
Busi adalah komponen vital yang berperan dalam sistem pengapian mesin. Saat musim hujan, risiko busi terkena air sangat tinggi, yang bisa menyebabkan korsleting, mesin mbrebet, atau tersendat-sendat saat dinyalakan.
Selain memeriksa kondisi busi, pastikan juga tutup atau kop busi terpasang rapat dan tidak kendor. Jika air terperangkap di dalamnya, segera lepas tutup busi, tiup hingga kering, lalu pasang kembali. Ganti tutup busi jika sudah mulai longgar atau rusak agar fungsinya melindungi busi dari air dan lumpur tetap terjaga.
2. Saringan Udara
Filter udara berfungsi menyaring kotoran sebelum masuk ke ruang bakar atau karburator. Saat musim hujan, busa penyaring sering kali basah terkena percikan air. Jika dibiarkan basah, aliran udara akan terhambat dan performa mesin menurun drastis.
Cara merawatnya: Lepas filter, semprot dengan kompresor jika ada, atau jemur hingga benar-benar kering. Setelah kering sempurna, pasang kembali pada posisinya.
3. Rantai Penggerak
Air hujan dapat menghilangkan lapisan pelumas pada rantai, membuatnya menjadi kaku, berisik, dan cepat berkarat jika dibiarkan. Kondisi ini bisa membuat rantai cepat aus atau bahkan putus saat perjalanan.
Solusinya: Bersihkan rantai dari lumpur, lalu beri pelumas khusus rantai. Jika tidak ada, bisa menggunakan oli bekas yang masih cukup bersih. Lakukan ini secara rutin agar mata rantai tetap licin dan terhindar dari karat.
4. Rumah Saklar (Holder)
Bagian ini menampung saklar lampu, klakson, starter, dan lampu sein. Celah pada tombol-tombolnya memudahkan air masuk, yang lama-kelamaan bisa membuat lempengan kuningan di dalamnya berkarat atau korosi, sehingga saklar menjadi macet atau tidak berfungsi.
Cara merawatnya: Teteskan sedikit oli mesin jahit atau oli mesin bersih ke sela-sela tombol agar air keluar dan mencegah karat merembet lebih dalam.
5. Knalpot
Knalpot juga rentan terkena air dan lumpur, terutama saat melewati genangan air. Jika air masuk ke dalam dan mengendap, bagian dalam knalpot akan cepat berkarat dan bocor.
Untuk mencegahnya, saat mesin masih panas, bersihkan bagian luarnya, lalu teteskan sedikit oli bersih ke ujung lubang knalpot. Nantinya oli akan menyebar dan melapisi dinding dalam sehingga terhindar dari korosi.
Sumber Foto: pixabay.com
6. Kabel Gas
Air hujan dan kotoran bisa masuk lewat celah karet pelindung kabel gas, membuatnya menjadi kaku, berat ditarik, atau tidak kembali ke posisi semula dengan lancar. Kondisi ini sangat berbahaya saat berkendara.
Cara mengatasinya: Lepas mur pengikat kabel gas, semprotkan atau masukkan sedikit bensin untuk membersihkan kotoran, lalu teteskan oli mesin bersih atau oli mesin jahit. Gerakkan kabel gas berulang kali hingga terasa lebih enteng dan lancar kembali.
Demikianlah 6 komponen motor yang wajib rutin diperiksa dan dirawat saat musim hujan. Dengan merawatnya secara sederhana namun rutin, motor kesayangan akan tetap awet, nyaman, dan aman digunakan meskipun cuaca sedang tidak bersahabat.
Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menjadi panduan bagi kita semua dalam merawat kendaraan.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

