Mandalika Jadi Mimpi Buruk Marc Marquez, Bisakah The Baby Alien Pecah Telur di 2026?
Sirkuit Mandalika yang Angker Bagi Marc Marquez
Kutukan 4 Tahun & Niat Balas Dendam di Akhir Pekan Ini
MotoGP Indonesia 2026 bukan sekadar balapan biasa bagi para penonton di Lombok maupun jutaan penggemar di seluruh Indonesia. Bagi Marc Marquez, seri di Pertamina Mandalika International Circuit ini adalah misi balas dendam pribadi. Sejak masuk kalender MotoGP tahun 2022, tidak ada satu pun kenangan manis yang bisa dibawa pulang oleh juara dunia sembilan kali tersebut.
Rekam Jejak yang Belum Pernah Selesai
Angkanya sendiri sudah berbicara cukup jelas. Selama empat musim berturut-turut, nama Marc Marquez tidak pernah tercatat satu pun di papan finisher pada hari Minggu. Sebuah anomali yang sulit dipercaya bagi pembalap yang dikenal sebagai raja bangkit dari keterpurukan.
- 2022: Highside mengerikan di sesi pemanasan, harus dilarikan ke rumah sakit — gagal start.
- 2023: Tidak hadir, masih dalam masa pemulihan cedera.
- 2024 & 2025: Sama persis — jatuh di putaran awal saat sedang berjuang masuk lima besar. Belum pernah menyelesaikan balapan utama.
Tidak heran jika banyak yang menyebut Mandalika sebagai "kriptonit" bagi The Baby Alien. Ia sendiri pun tidak menampiknya.
— Marc Marquez, jelang MotoGP Mandalika 2026
Datang Bukan Lagi Sebagai Korban, Tapi Sebagai Penantang
Namun tahun ini semuanya terlihat berbeda. Marquez mendarat di Lombok bukan dalam kondisi terpuruk, melainkan sedang membara. Pekan lalu di Twin Ring Motegi, Jepang, ia menyapu bersih kemenangan di Sprint Race sekaligus Race Utama — hasil yang memangkas jarak dengan pemuncak klasemen Jorge Martin menjadi hanya 2 poin.
Kini Mandalika berubah makna: bukan lagi tempat yang harus dihindari, melainkan tempat untuk membalikkan keadaan sekaligus memimpin perburuan gelar juara dunia.
— Marc Marquez
Musuh Baru: Dominasi Aprilia
Jalan keluar dari kutukan ini tidak akan mudah. Jika dulu masalah utamanya adalah cengkeraman aspal dan karakter trek, kini ada kekuatan baru yang jauh lebih nyata: Aprilia RS-GP.
Di sesi latihan bebas Jumat, Marco Bezzecchi tampil paling cepat di FP1. Sore harinya, Raul Fernandez justru memecahkan rekor putaran baru Mandalika. Kedua pembalap ini mengendarai motor pabrikan Aprilia — bukti bahwa motor Italia ini kini lebih unggul dalam akselerasi dan kestabilan di tikungan cepat, terutama Tikungan 6 dan 10 yang menjadi kunci utama di sirkuit ini.
Artinya, Ducati Desmosedici GP26 milik Marquez tidak hanya harus melawan masa lalu — ia juga harus bekerja ekstra keras menandingi kecepatan motor Aprilia yang kini tampil superior.
Minggu Ini: Titik Balik atau Tambah Luka?
Balapan Minggu ini menjadi ujian mental terbesar sekaligus peluang emas bagi Marquez. Di satu sisi, ia harus menjaga kehati-hatian agar tidak kehilangan poin berharga dalam perburuan gelar. Di sisi lain, ia harus tampil tegas untuk mematahkan kutukan yang sudah menghantuinya selama empat tahun.
Apakah 2026 akan menjadi tahun di mana Marc Marquez akhirnya menaklukkan Mandalika? Atau justru sirkuit ini kembali menambah daftar kelam? Semua jawabannya kita saksikan — Minggu, 11 Oktober 2026 pukul 15.00 WIB.