Belajar Kelistrikan Tips

Cara Gulung Ulang Spul CDI Motor Tiger atau Grand secara Otodidak

Bangali Januari 05, 2024
Assalamu'alaikum wr. wb.

Tutorial Lengkap: Cara Gulung Ulang Spul CDI Motor Tiger atau Grand secara Otodidak

Spul CDI atau spul pengapian adalah komponen yang sangat vital pada sepeda motor yang mengadopsi sistem pengapian AC, seperti Honda Tiger, Megapro lama, Prima, hingga Honda Grand. Fungsi utama dari komponen ini adalah memproduksi arus listrik murni berkekuatan tinggi yang nantinya dikirim ke CDI dan Koil untuk memantik percikan api di busi.

Jika spul pengapian ini sudah lemah atau bahkan hangus terbakar, gejalanya motor akan mulai brebet saat mesin panas, susah hidup, atau yang paling parah langsung mogok total karena kehilangan pengapian. Biasanya solusi instan adalah ganti spul baru atau membawanya ke bengkel spesialis kelistrikan. Namun, dengan sedikit ketelitian dan alat sederhana, kita sebenarnya bisa melakukan gulung ulang (*rewinding*) spul CDI sendiri di rumah, Bro!

Daftar Alat dan Bahan yang Diperlukan

Sebelum mulai membongkar gulungan spul lama yang sudah mati, siapkan terlebih dahulu beberapa bahan dan alat bantu berikut ini:

  • Kawat Tembaga Email (Ukuran 0,12 mm atau 0,15 mm): Ukuran standar pabrikan umumnya adalah 0,12 mm. Namun, kamu bisa naik ke ukuran 0,15 mm agar kawat lebih kokoh dan tidak mudah putus, dengan catatan kamu harus melilitnya dengan sangat rapat agar hambatan (*resistance*) idealnya tetap tercapai.
  • Bekas Tabung Tinta Pulpen: Potong sedikit tabung tinta pulpen kosong untuk digunakan sebagai alat bantu pemandu jalurnya kawat (*coiling tool*) agar lilitan rapi dan jari tidak terluka.
  • Alat Pendukung: Gunting kawat/tang potong kecil, amplas halus (untuk mengelupas lapisan email ujung kawat), solder, timah, serta lakban kain tahan panas atau lem khusus spul (insulating varnish).

Langkah Persiapan Awal

Bersihkan terlebih dahulu kern besi (koker) spul dari sisa kawat lama yang sudah gosong. Pastikan isolator plastik bawaannya tidak rusak. Jika rusak, lapisi kern besi menggunakan lakban kain terlebih dahulu agar kawat email baru tidak bersentuhan langsung dengan besi sasis (bisa memicu korsleting massa).

Masukkan ujung kawat tembaga email baru ke dalam lubang potongan bekas tabung pulpen yang sudah kita siapkan. Tekuk dan pilin ujung awal kawat sebanyak 3 sampai 4 kali lilitan untuk mempertebal struktur kawat agar tidak mudah putus saat proses penyambungan atau penyolderan awal ke terminal massa.

Persiapan gulung spul CDI motor

Proses Menggulung Ulang Spul CDI (Langkah demi Langkah)

Kunci utama dari keberhasilan gulung spul mandiri ini adalah kesabaran, kerapian, dan arah putaran yang konsisten. Berikut adalah langkah eksekusinya:

  1. Arah Lilitan: Gulung kawat secara konstan **searah jarum jam (Clockwise)** pada angkur/kern spul. Gunakan tabung pulpen tadi untuk mengarahkan baris lilitan. Pastikan barisan kawat berjajar rapat, padat, dan jangan sampai ada lilitan yang saling melompat acak atau bersilangan ekstrem.
  2. Atur Tegangan Kawat: Saat melilit, tarik sedikit kawat agar posisinya benar-benar mencengkeram erat kern spul dan tidak longgar. Ingat ya Bro, jangan ditarik terlalu keras karena kawat ukuran mikro seperti ini rawan putus di tengah jalan. Kalau putus di tengah, kamu harus mengulanginya lagi dari awal.
  3. Kunci Ujung Akhir: Setelah gulungan dirasa penuh dan tebalnya sama seperti standar bawaan motor (atau jika diukur menggunakan multitester skalax1 Ohm nilainya berkisar antara 350 - 450 Ohm), potong kawat dan sisakan panjang secukupnya. Tekuk kembali ujung kawat akhir tersebut sebanyak 3-4 kali pilinan seperti langkah awal.
  4. Kupas Lapisan Email: Ambil amplas halus, lalu gosok secara perlahan ujung awal dan ujung akhir kawat yang dipilin tadi sampai warna tembaga mengkilapnya terlihat. Lapisan email (isolator luar kawat) harus bersih total agar timah solder bisa menempel sempurna.
  5. Penyolderan Terminal: Solder ujung awal kawat ke terminal massa (ground), dan ujung akhir lilitan ke terminal output yang menuju ke kabel CDI (arah kabel hitam-merah). Pastikan solderan matang dan tidak goyang (*cold solder*).
  6. Finishing Keamanan: Oleskan lem penutup atau sirlak isolasi tahan panas di sekeliling gulungan kawat baru untuk mengunci lilitan agar tidak bergeser akibat getaran mesin yang tinggi.
Proses gulung spul CDI motor
Tips Penting Mekanik: Jika kamu menggunakan kawat ukuran lebih tebal (0,15 mm), otomatis ruang gulungan akan lebih cepat penuh. Usahakan lilitan sepadat mungkin agar jumlah lilitannya melimpah. Jika lilitan terlalu sedikit, tegangan voltase yang dihasilkan saat di-selah (kick starter) akan kurang kuat untuk memicu CDI.

Kesimpulan

Mengerjakan gulung ulang spul CDI motor sendiri memang butuh ketelatenan ekstra tingkat tinggi, Bro. Namun, kepuasan ketika mendapati motor kesayangan kembali hidup normal dan punya pengapian yang biru besar dari hasil keringat sendiri itu tidak ternilai harganya. Selain menghemat ongkos jajan bengkel, kemampuan otodidak ini jelas menaikkan level mekanikmu.

Semoga tutorial teknis ini bisa bermanfaat dan menjadi panduan berguna bagi kawan-kawan yang sedang mengalami masalah pengapian drop pada motor kesayangannya. Selamat mencoba dan salam otak-atik dari garasi! 👍

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Tinggalkan Balasan