Terkini
Tips

Perawatan Motor Injeksi Agar Awet & Tidak Brebet - ABM Garage

Bangali Desember 11, 2020

Perawatan Motor Injeksi Agar Awet dan Tidak Rewel di Jalan

Assalamu'alaikum kawan. Ketemu lagi di garasi. Kali ini kita bahas yang paling sering ditanyain, yaitu cara ngerawat motor injeksi biar awet buat harian. Dari pengalaman yang ada, motor injeksi itu sebenarnya lebih irit dan responsif, tapi kalau perawatannya keliru, rusaknya juga bisa lebih mahal dari karbu.

Dulu kita kenal platina, lalu CDI, lalu karburator. Sekarang hampir semua motor baru, terutama matic seperti Beat FI, Vario, Scoopy, sudah injeksi. Sayangnya masih banyak yang perlakuannya masih kayak ngerawat motor karbu, padahal beda.

Ilustrasi sistem injeksi motor matic

1. Jangan Sepelekan Filter Udara

Filter udara itu paru-parunya motor injeksi. Fungsinya nyaring debu sebelum masuk ke throttle body dan ruang bakar. Kalau filter sudah hitam pekat, tarikan jadi berat, bensin jadi boros, dan yang paling sering kejadian, sensor jadi cepat kotor.

Untuk motor matic Honda, posisi filter ada di atas CVT, dekat kick starter, buka pakai obeng plus. Dari yang pernah ditemui di bengkel, banyak yang telat ganti sampai filter hancur dan kesedot ke dalam. Kalau sudah begitu, harus bongkar throttle body, biayanya lumayan.

Idealnya cek tiap 8.000 km, ganti tiap 16.000 km kalau pakai filter kertas. Kalau pakai filter aftermarket yang bisa dicuci, cuci kering jangan pakai bensin.

2. Ganti Oli Tepat Waktu, Jangan Ditunda

Motor injeksi itu presisi, celah mesinnya rapat. Oli telat ganti bikin mesin cepat panas dan tarikan jadi kasar.

Patokan aman yang sering dipakai di garasi: oli mesin tiap 2.000 - 2.500 km untuk pemakaian harian, atau maksimal 4.000 km kalau motor jarang pakai. Untuk matic, oli gardan ganti tiap 2 kali ganti oli mesin. Gunakan SAE 10W-30 sesuai anjuran, jangan asal pakai oli kental biar alus, justru sirkulasi di injeksi jadi lambat.

Banyak kasus Beat FI mati mendadak pas digas itu bukan karena injektornya, tapi karena oli sudah jadi lumpur dan sirkulasi ke head mampet.

3. Perhatikan Air Radiator dan Sistem Pendingin

Untuk Vario 125/150, PCX, ADV yang sudah radiator, air radiator wajib cek tiap minggu lewat tabung reservoir. Jangan tunggu sampai indikator overheat nyala. Kalau air kering, water pump bisa jebol dan packing head melengkung.

Beda dengan Beat dan Scoopy yang pendinginannya masih udara, fokus perawatannya di kisi-kisi mesin jangan sampai tertutup kotoran atau lumpur. Sering kejadian kisi tertutup rapat sampai mesin gampang mati pas panas.

Cek air radiator Vario injeksi

4. Filter Fuel Pump, Biang Kerok Motor Brebet

Ini yang paling sering kelupaan. Filter fuel pump di dalam tangki fungsinya nyaring bensin sebelum masuk ke rotak dan injektor. Kalau bensin sering mepet sampai E, atau sering ganti-ganti bensin eceran, filter cepat kotor.

Gejalanya jelas: motor tersendat saat digas, tarikan berat, kadang mati mendadak seperti kehabisan bensin, padahal bensin masih ada. Di kilometer 25.000 - 30.000 biasanya sudah harus ganti.

Untuk bongkarnya memang harus turunkan fuel pump dari tangki, jadi sebaiknya serahkan ke mekanik yang sudah biasa. Jangan dicongkel pakai obeng tajam, karet sealnya gampang sobek.

Ciri-ciri Beat FI Mati Saat Digas

  • Motor brebet atau mati mendadak pas buka gas spontan
  • Tarikan berat, tidak bertenaga di putaran tengah
  • Mesin susah hidup di pagi hari, harus starter panjang
  • Konsumsi bensin jadi lebih boros dari biasanya

Kalau sudah ada tanda seperti ini, jangan langsung vonis ECU atau injektor rusak. Cek berurutan dari yang paling ringan: filter udara, busi, filter fuel pump, baru ke throttle body.

Beat FI brebet mati saat digas

Seperti pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Motor injeksi itu awet kalau kita paham karakternya. Jangan biasakan bensin sampai kedip, jangan telat oli, dan sesekali servis throttle body tiap 15.000 km biar kotoran karbon tidak numpuk.

Kita di sini sama-sama belajar, bukan menggurui. Apa yang ditulis ini dari pengalaman harian di garasi, semoga bisa jadi tambahan wawasan buat kawan-kawan yang pakai motor injeksi buat kerja setiap hari.

Wassalamu'alaikum wr. wb.
Salam satu aspal, semoga motor kawan selalu sehat.

Ditulis dari pengalaman garasi oleh Bang Ali - ABM Garage
abmgarage.com - Panduan Otomotif & Teknik Motor
« Artikel Terbaru
Artikel Lama »
Bang Ali ABM Garage
Bang Ali Owner ABM Garage - Plosoklaten

Aku baca & balas langsung < 24 jam

abmgarage.com — Tempat belajar bersama. Ambil baiknya, buang buruknya. Terima kasih sudah berkunjung.