Terkini
Moto3

Quiles Unggul 107 Poin! Kapan Gelar Juara Moto3 2026 Dikunci?

Bangali September 19, 2026
Moto3 2026 · Analisis

Misano, 13 September 2026 • Foto-finish 0,021 detik yang mengubah segalanya

Maximo Quiles menang tipis di Misano, unggul 107 poin klasemen Moto3 2026

Misano, 13 September 2026 — Foto-finish tipis, tapi dampaknya besar sekali bagi persaingan gelar juara!

Kalau nonton Moto3 Misano kemarin, kamu pasti ikut nahan napas. Maximo Quiles lawan David Almansa sampai garis finis, selisih cuma 0,021 detik. Tipisnya kayak kertas. Dan dari kemenangan yang nyaris tak terlihat itu, Quiles sekarang bikin jurang yang... jujur aja, susah banget dikejar.

Dari 104 Jadi 107 Poin — Kok Bisa Sejauh Itu?

Sebelum Misano, Quiles udah megang 256 poin. Menang di Misano dapat 25 poin lagi, jadi totalnya sekarang 281 poin. Angka yang berat banget buat dikejar siapa pun.

Di sisi lain, Almansa yang finis kedua naik ke posisi dua dengan 174 poin, menggeser Alvaro Carpe yang apes — jatuh di Tikungan 4 setelah dikenai penalti turun 12 posisi di grid. Jadi posisi teratas sekarang tampilannya begini:

📊 Klasemen 4 Besar Moto3 — Sementara Pasca-Misano

  • 1. Maximo Quiles — 281 poin (8 kemenangan musim ini)
  • 2. David Almansa — 174 poin
  • 3. Alvaro Carpe — 159 poin
  • 4. Brian Uriarte — 154 poin

Selisih Quiles ke Almansa = 107 poin. Itu setara lebih dari 4 kemenangan penuh. Gila.

Kemenangan di Misano ini adalah kemenangan kedelapan Quiles musim 2026. Dan ini beruntun — sebelumnya dia menang di Aragon. Momentumnya lagi pas banget di puncak, nggak terlihat mau turun.

Kenapa Misano Itu Penting Banget?

Karena ini bukan menang cuma soal motor paling kencang. Almansa start dari posisi terdepan, memimpin hampir sepanjang lomba, dan pertahanannya rapi banget. Dia nggak kasih celah gampang.

Quiles start dari posisi keempat, harus berantem dulu sama Uriarte baru bisa naik ke posisi kedua. Baru di 8 lap terakhir dia mulai menempel Almansa. Enam lap terakhir dia terus di belakang, nggak memaksa masuk. Dia sabar, menunggu momen yang tepat. Baru di tikungan terakhir lap terakhir... boom, dia masuk dari sisi dalam dan melintas duluan.

Pembalap yang lagi unggul 107 poin biasanya main aman, jaga jarak, amankan posisi. Quiles malah tetap menyerang di tikungan terakhir. Itu bukan sekadar poin — itu mental juara sejati.

Terus, Kapan Gelar Bisa Dikunci?

Masih tersisa 8 seri lagi musim ini. Poin maksimal yang bisa dikumpulkan pembalap lain = 8 × 25 = 200 poin. Quiles unggul 107 poin. Artinya dia nggak perlu menang terus untuk juara.

Kalau minggu depan di GP Austria (18–20 September) Quiles menang lagi dan Almansa misalnya finis di posisi enam atau lebih belakang, selisih bisa langsung melebar ke 125–130 poin. Sisa 7 balapan berarti poin maksimal yang tersisa cuma 175. Almansa harus menang semua sisa balapan sambil berharap Quiles nggak dapat poin sama sekali — sesuatu yang nyaris mustahil melihat konsistensinya sejauh ini.

Artinya gelar bisa dikunci lebih awal dari yang dibayangkan. Bukan di Valencia penutup musim, tapi bisa di Thailand atau Jepang — sekitar 3–4 seri sebelum akhir musim. Bayangin, pesta juara dunia pas musim masih sisa banyak seri.

💡 Catatan Santai

Dulu waktu unggul 104 poin aja orang udah bilang Quiles susah dikejar. Sekarang 107 poin. Secara matematika dia udah aman, tapi lihat gaya balapnya, dia malah makin agresif. Kombinasi ini yang paling menakutkan buat pembalap lain — konsisten dan nggak mau santai.

Jadi sekarang pertanyaannya bukan lagi "apakah Quiles juara?", tapi "di sirkuit mana dia bakal resmi angkat piala juara dunia?". Austria bisa jadi langkah pertama menuju kepastian itu. Pantau terus! 🏍️🔥


Sumber: MotoGP.com & klasemen sementara resmi Moto3 musim 2026 pasca-Sirkuit Misano, 13 September 2026

#MotoGP2026 #Moto3 #MaximoQuiles #DavidAlmansa #KlasemenMoto3 #JuaraDunia

« Artikel Terbaru
Artikel Lama »
Bang Ali ABM Garage
Bang Ali Owner ABM Garage - Plosoklaten

Aku baca & balas langsung < 24 jam